FILM
TAK SEKEDAR HIBURAN
Film
adalah salah media massa yang memiliki jangkauan luas dalam menyampaikan pesan.sejarah
mencatat bahwa film sempat menjadi penguasa di Indonesia pada tahun 1980-an.ketika
itu acara festival film Indonesia masih dipamerkan hanya 1 kali setahun sebagai
penghargaan kepada tokoh film Indonesia.tapi,seiring berjalan waktu perfilm Indonesia
terpuruk yang membuat hampir semua film Indonesia beralih ketema-tema yang
khusus orang orang dewasa.dan ketika itu fil Indonesia tidak menjadi tuan rumah
tetapi hanya menjadi tamu yang seakan tak dianggap karena film holiwood dan
hongkong telah merebut posisi di negeri ini.
Hal
ini berlangsung sampai pada awal abad baru.yang kemudian muncul sebuah film
yang diperankan oleh penyanyi cilik berbakat Indonesia yang judul filmnya
petualangan sherina.seperti yang kita ketahui bahwa pemeran film ini adalah
seorang penyanyi cilik maka hanya diperuntukkan untuk anak-anak.tak disangka
ini awal kebangkitan kembali film Indonesia,ketika itu tak bisa dipungkiri
bahwa antrian panjang bioskop menjadi tanda kesuksesan film Indonesia sampai
sekarang meskipun pada periode 1991-1998 sempat mengalami kefakuman akan fil
nasional bangkit kembali pada periode selanjutnya yaitu 1998 sampai sekarang.
Dalam
undang-undang RI No.8 tahun 1992 tentang perfilm pasal 5 dituliskan bahwa”film
sebagai media komunikasi massayang mempunyai fungsi penerangan,pendidikan
,pengembangan budaya bangsa ,hiburan,dan ekonomi”.melihat hal ini jelas bahawa
film tidak hanya hiburan semata akan tetapi juga sebagai pendidik bagi penerus
bangsa.keberadaan fil sebagai pendidik kurang mendapat perhatian dari
sutradara-sutradara film saat ini.film Indonesia masih kurang kreatif dan hanya mengikuti arus pasar tanpa
memperhatikan unsur edukasi atau ajaran nilai-nilai sosial dan bahkan film Indonesia
lebih berbelit dibandingkan dengan film luar negeri seperti drama korea .
Tak
bisa dipungkiri bahwa drama korea telah menguasai kembali perfilman Indonesia.sebagian
besar kaum muda telah terinfeksi penyakit demam korea terkhusus pada ffil drama
korea.infeksi bukan dalam urusan medis akan tetapi istilah bagi pencinta
korea.hal ini berbeda daripada yang lain,mungkin penyakit bisa disembuhkan
dengan meminum obat akan tetapi bila terinfeksi penyakit ini hanya bisa disembuhkan
dengan menontn film drama korea begitulah kira-kiraketika mereka ditanya soal alas
an alas an kenapa sangat meminati film korea?rata-rata mereka menjawab
artis-artis korea sangat cantik-cantik dan tampang.sehingga tak mengherankan
sekarang ini banyak remaja-remaja yang mengikuti gaya berpakaian ala artis
korea.bahkan cara berperilakupun seperti layaknya orang korea
seperti di film –film.
Memang
bahwa film drama korea dalam segi cerita sangat baik dibandingkan dengan
produksi film Indonesia.alur ceritanya tidak mudah ditebak dan tidak
bertele-telesehingga memunculkan rasa penasaran yang tinggi bagi yang menonton.kisah
dalam film drama korea sangat romantis serta mampu membuat orang berangan-angan
dan terlarut dalam keromantisan tersebut.kisahnya tidak terlalu berlebihan
tetapi rasional untuk dapat ditangkap oleh penonton.terbukti remaja kita mampu
menghabiskan 10 sampai 20 episode dalam sehari semalam.
kisah
yang dapat menyentuh dan cerita yang tidak berbelit-belitpengambilan gambar
sangat bagus.dengan kamera yang canggih membuat film drama korea menghasilkan gambar yang mengesankan.ditambah lagi dengan
berbagai latar yang indah,jalan yang
bersih serta gedung-gedung yang tinggi dan fasilitas yang serba mewah mampu
menghipnotis remaja kita.
Akan
tetapi dibalik tonton yang diperlihatkan dalam film drama korea para remaja yang ada
diindonesia mulai terkena dampak yang negatif.dengan episode yang begitu banyak
membuat seseorang dapat menghabiskan waktu berjam-jam didepan TV sehingga
mereka lupa akan waktu.padahal terlalu lam diddepan notebook atau TV membuat
sakit mata dan leher,malas dan bisa jadi terlambat bangun pagi akibat nonton
terlalu larut malam dan akhirnya telat kekampus,kerjasekolah dll.
Selain
itu apa yang diperlihatkan dalam drama korea rata-rata menampilkan kemewahan berlebihan
yang berdampak pada kehidupann psikologis seorang remaja yang ekonominya
rendah.bisa jadi segala cara dilakukan untuk meniru apa yang dipakai oleh
pemeran dalam film drama korea tersebut.seperti cara berpakaian,rambut yang
lurus dan sepatui yang mahal.bbisa jadi mereka mlakukan segala cara untuk
memenuhi keinginannya denngan membohongi kedua orang tuanyauntuk membayar SPP akan tetapi untuk membeli baju
dan sejenisnya.
Adegan pacaran yang sok romantis dalam film drama
korea juga tak lepas dari imitasi para remaja.mereka seakan-akan dibuai dalam
kehidupan percintaan yang bahagia dan romantis.budaya pacaran yang
dipertontonkan dalm drama korea seakan-akan menjadi pacuan bagi remaja mencoba
bagaimana rasanya pacaran seperti itu.terlebih lagi ketika meniru adegan ciuman
dalam film drama korea tersebut.bukan hal prediksi tetapi hal bisa terjadi
ketika orang dan pemerintah terlibat dalam mendidik remaja penerus bangsa.dalam
hal ini orang tua menjadi pengontrol yang paling dekat serta pemerintah
mendukung film Indonesia yang setidaknya
mebawa kultur yang memang kultur Indonesia.banyak film Indonesia yang tidak kalah
keren seperti ketika cinta bertasbih.
Film
Indonesia memang masih kurang memberikan pengaru yang besar terhadap remaja
bangsa.bahkan beberapa sinetron yang ada diindonesia jauh sekali dari kata
mendidik seperti gsnnteng-ganteng serigala.sudah seharusnya pemerintah
mengawasi dan bersifat tegas dalam mengambil keputusan mana film yang patut
diizinkan mana yang tidak serta mampu mendukung film Indonesia yang baik
seperti film soekarno yang semestinya diperkenalkan kepada masyarakat luas Indonesia.selain
dari pemerintah sutradara-sutradara film harus juga mampu membuat kisah yang
tidak bertele-tele,cerita yang
membosankan serta pengambilan gambar yang tidak bagus.
Seperti
yang kita bahwa film adalah media massa yang besar pengaruhnya terhadap kehidupan
berbangsa dan bernegara serta menjadi promosi keindahan alam Indonesia dan
budaya- budaya kebanggan Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar